Seperti dikutip dari Reuters, serangan Israel dilancarkan pada Sabtu (12/3), beberapa jam setelah sayap militan Hamas dilaporkan menembakkan empat roket ke wilayah Israel pada Jumat malam. Tidak ada korban tewas dalam serangan roket itu.
Pernyataan militer Israel menyebutkan, jet tempur mereka mengincar empat kamp latihan militer Hamas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini adalah kematian warga Gaza akibat serangan Israel yang pertama sejak Oktober tahun lalu. Dalam pernyataannya, militer Israel mengatakan tujuh roket telah ditembakkan dari Gaza sejak awal tahun ini.
Menteri Pertahanan Israel Moshe Yaalon mengatakan Hamas bertanggung jawab atas serangan roket ke Israel.
Dalam pernyataannya, Hamas mengatakan bahwa mereka "tidak akan menerima tindakan Israel yang menumpahkan darah anak-anak" Gaza.
Kemampuan roket Hamas berkurang menyusul serangan besar Israel tahun 2014. Saat itu, Israel menewaskan 2.100 warga Gaza, kebanyakan masyarakat sipil. Sementara pejuang Palestina membunuh enam warga sipil Israel dan 67 tentara. (den)