Situasi ini pertama kali dilaporkan oleh Don Rowe, penulis dari The Spinoff. Ia menulis bahwa zat ilegal yang paling tenar di Selandia Baru itu “hampir tak dapat diperoleh dalam jumlah memadai saat ini.”
"Salahkan polisi, geng, cuaca atau siklus rata-rata pertumbuhan tanaman ganja; tak peduli mana yang kamu pilih, ganja tak ada di luar sana,” tulisnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rowe melaporkan harga ganja juga melonjak naik, per ons biasanya berkisar antara NZ$300 (Rp2,6 juta) sampai NZ$350 (Rp3 juta), kini dijual "lebih dari NZ$400 dalam kasus tertentu."
Awal bulan ini, 9.000 tanaman ganja diamankan oleh polisi dalam operasi tahunan di Pulau Selatan dan pantai barat. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu sebanyak 4.000 ganja. Sebanyak 13 orang menghadapi berbagai tuduhan atas kepemilikan obat-obatan dan senjata. Aparat keamanan lantas mengklaim operasi mereka sukses karena berhasil menyingkirkan ganja dalam jumlah besar.
Lihat juga:Kini Ganja Medis Legal di New York |
Sementara itu, warga Selandia Baru saat ini sedang mendebat soal apakah negara itu akan mengizinkan penggunaan ganja untuk kepentingan medis. (stu)