Dalam wawancara dengan stasiun televisi ITV, Rabu (23/3), Trump menyinggung soal Salah Abdeslam yang tertangkap pekan lalu di Molenbeek, Brussels, tidak jauh dari bekas rumahnya di distrik mayoritas Muslim tersebut.
Lihat juga:Santoso Masuk Daftar Teroris Amerika Serikat |
Trump yang pernah menyerukan larangan Muslim masuk AS itu mengatakan, sangat "memalukan" menemukan salah satu tersangka teror di Brussels, tempat dia tinggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak orang di komunitas itu tahu mereka akan melakukannya karena di apartemen mereka ada bom berserakan di lantai, dan mereka tidak melaporkannya," kata Trump.
"Sepertinya, mereka [umat Islam] melindungi satu sama lain, tapi mereka melakukan kerusakan yang besar. Mereka harus terbuka pada masyarakat, melaporkan orang jahat," lanjut dia.
Dalam wawancara dengan Fox Business pekan ini, Trump mengatakan bahwa AS punya masalah dengan Muslim. Dia menyarankan aparat untuk mengawasi masjid-masjid di AS.
"Kita harus cerdas, harus waspada, harus melihat dengan cermat apa yang terjadi. Kita harus mengawasi masjid-masjid, kita harus mempelajari apa yang terjadi," kata Trump. (stu)