Sharif pada Selasa (5/4) membela sejumlah perusahaan keluarganya dan menyangkal praktik bisnis tersebut melanggar aturan. Sharif menyebut bahwa tuduhan korupsi terhadap dirinya merupakan "tuduhan lama yang diulang-ulang."
Dokumen yang bocor dari firma hukum Mossack Fonseca yang berbasis Panama itu menunjukkan bahwa putri Sharif, Mariam dan kedua putranya, Hussain dan Hassan memiliki setidaknya tiga perusahaan induk offshore yang terdaftar di Kepulauan British Virgin. Mossack Fonseca juga membantah melakukan kesalahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, dokumen itu tidak menunjukkan sumber dari aset yang dimiliki oleh sejumlah perusahaan induk tersebut. Dokumen itu merupakan salah satu dari 11,5 juta dokumen yang dipublikasikan oleh ICIJ dan disebut sebagai 'Panama Papers.'
Rival politik Sharif di Pakistan, terutama Imran Khan, menuduh keluarga Sharif memerolah dana ilegal melalui korupsi selama dia menjabat sebagai perdana menteri dua periode pada dekade 1990-an.
Sharif dan keluarganya telah membantah melakukan kesalahan dan menyatakan bahwa aset mereka diperoleh secara legal, terutama melalui jaringan keluarga dari bisnis dan industri di Pakistan dan Arab Saudi.
Lihat juga:Mengapa Panama jadi Surga Pencucian Uang? |
Tak hanya aset perusahaan keluara Sharif, Panama Papers membocorkan investasi kekayaan tersembunyi dari para pemimpin dunia, politisi, dan selebriti. Nama-nama yang tercantum dalam bocoran dokumen ini di antaranya rekan dekat Presiden Rusia Vladimir Putin, keluarga Presiden China Xi Jinping, ayah Perdana Menteri Inggris David Cameron, serta Perdana Menteri Islandia Sigmundur David Gunnlaugsson yang baru saya mengundurkan diri akibat terkait dengan kasus ini. (ama)