Hal ini terjadi terhadap kampus State University of New York, Buffalo, Amerika Serikat, yang tidak sengaja meluluskan lebih dari 5.000 calon mahasiswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tahu ini adalah saat-saat yang menegangkan bagi calon mahasiswa dan keluarga mereka. Kampus di Buffalo sangat menyesalkan terjadinya kesalahan dalam komunikasi ini," ujar pernyataan kampus.
Pihak kampus mengatakan penyaringan calon mahasiswa masih berlangsung. Artinya, masih ada kemungkinan di antara 5.000 penerima email diterima masuk kampus itu.
Kampus di Buffalo, New York, ini bukan satu-satunya yang pernah melakukan kesalahan tersebut. Tahun lalu, Carnegie Mellon University tidak sengaja mengirim email penerimaan beasiswa kepada 800 calon mahasiswa yang ditolak untuk program master ilmu komputer.
Tahun 2014, Johns Hopkins University tidak sengaja meluluskan ratusan calon mahasiwa. Pada tahun 2012, kampus UCLA juga mengirimkan surat kelulusan pada 894 calon mahasiswa. (den)