"Kini, kami menghimpun informasi dan data intelijen serta berkoordinasi dengan rekan nasional dan internasional kami," ujar juru bicara pers badan intelijen Swedia (Sapo), Simon Byrnet, kepada kantor berita TT seperti dikutip RT, Selasa (26/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merujuk pada laporan tersebut, sekitar tujuh hingga delapan teroris sudah tiba di Swedia untuk melakukan serangan di Stockholm.
Menurut penelitian Pusat Internasional untuk Kontra-Terorisme (ICCT), sejauh ini setidaknya 300 warga Swedia sudah hijrah ke Irak dan Suriah untuk bergabung dengan ISIS.
Pada awal bulan ini, beberapa laporan dalam media Stockholm menyebut bahwa militan Islamis sudah berhasil menyusup ke dalam Partai Hijau Swedia.
"Efek serupa terhadap orang yang dekat dengan Muslim Brotherhood, sebuah partai Islamis, sekarang tampaknya sudah mendapatkan tempat di Partai Hijau," ucap pengamat dari Universitas Pertahanan Nasional Swedia, Lars Nicander.
Sementara itu, Europol mengatakan bahwa sekitar 3.000 hingga 5.000 militan asing warga negara anggota Uni Eropa yang sudah berlatih di kamp-kamp ISIS kini sudah kembali dan menjadi ancaman nyata di dalam negeri. (ama)