Terdapat berbagai laporan berbeda di beberapa media soal serangan ini. Menurut media yang dekat dengan ISIS, serangan yang diluncurkan di dekat pos pemeriksaan militer Suriah itu menyebabkan korban luka dan tewas sebanyak 48 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media pemerintah Suriah melaporkan pengeboman itu terjadi di pinggir kota Sayeda Zeinab, kawasan yang didominasi warga Muslim di Suriah. Dalam dua tahun terakhir, dua serangan bom terjadi di kawasan ini.
Pada Februari, sejumlah ledakan menewaskan beberapa orang. Kurang dari sebulan sebelumnya, bom bunuh diri oleh ISIS menewaskan 70 orang.
Negosiator pemerintah Suriah, Bashar Ja'afari, menyatakan ledakan yang terjadi pada Senin (26/4) "yang dilakukan oleh empat teroris" mengenai sebuah rumah sakit, menewaskan beberapa pasien yang dievakuasi pekan lalu dari dua kota yang dikepung pemberontak di wilayah barat laut provinsi Idlib.
Di tempat yang berbeda, kelompok pemberontak di Aleppo, kota di wilayah utara yang dikuasai pemerintah, menewaskan sekitar 18 orang, menurut laporan Observatory.
Pemerintah Suriah menyatakan pihaknya berencana melakukan kampanye untuk mengambil sejumlah daerah di Aleppo yang masih dikuasai oleh pemberontak, serta memotong rute menuju kota ini. (ama)