Departemen Pertahanan Amerika Serikat sebelumnya memperkirakan bahwa ISIS kehilangan sekitar 40 persen dari wilayah yang mereka klaim di Irak dan sekitar 10 persen di Suriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara di Suriah, [kawasan ISIS yang hilang] mencapai 16 sampai 20 persen," ujarnya.
Sejak awal 2014, militan ISIS menyerbu sebagian besar wilayah Irak dan Suriah. Saat itu, ISIS menghadapi sedikit sekali perlawan dari pasukan keamanan Irak. ISIS juga dengan mudah mengeksploitasi kekacauan di Suriah yang tengah dilanda perang saudara.
Sejak Agustus 2014, Amerika Serikat memimpin koalisi internasional melawan ISIS, menggunakan kombinasi serangan udara dan pelatihan serta mepersenjatai mitra lokal.
Di Irak, militan ISIS telah kehilangan kendalinya di Ramadi dan Heet, tapi masih mengontrol sejumlah kota penting lainnya termasuk Mosul dan Fallujah.
Di Suriah, kelompok ISIS masih mengendalikan Raqqa, yang mereka klaim sebagai ibu kota Kekhalifahan. (ama)