"Ramadan, bulan penaklukan dan jihad. Bersiaplah, bersiagalah untuk membuatnya menjadi bulan bencana di mana-mana untuk kaum kafir, terutama para pejuang dan pendukung khalifah di Eropa dan Amerika,"bunyi pesan yang mengindikasikan serangan terhadap taget militer maupun sipil, dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ISIS, yang mengklaim kekhalifahan Negara Islam di Irak dan Suriah, kerap mengklaim sejumlah serangan terhadap warga sipil di barat, seperti dua serangan di Perancis pada 2015, di Belgia pada awal 2016 dan juga di AS.
Meski demikian, pesan itu tidak menyinggung hilangnya pesawat EgyptAir di kawasan Mediterania pada Kamis (19/5) dini hari, meski sejumlah spekulasi bahwa kecelakaan pesawat itu mungkin saja disebabkan tindak terorisme.
Negara-negara Barat dan Timur Tengah bersatu dalam koalisi pimpinan AS dan meluncurkan serangan udara untuk menggempur markas ISIS di Iran dan Suriah sejak 2014.
Hal ini disinggung dalam pesan yang viral itu. "[Serangan udara dari] pesawat mereka tidak membedakan antara warga sipil dan militan, pria atau wanita." (ama)