Dilansir CNN, Badan Keamanan Israel (ISA) dalam pernyataan pada Minggu (29/5) mengatakan juga menahan enam orang, berusia 19 hingga 30 tahun di sekitar Bethlehem ketika mereka sedang berencana untuk mendapatkan senjata dan bahan peledak untuk rencana serangan lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 18 April, Abdel Hamid Abu Srour, seorang warga Palestina berusia 19 tahun dari kamp pengungsi Aida masuk ke bus di Yerusalem dan meledakkan diri. Hamas di Tepi Barat mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
Dalam beberapa pekan sebelum bom bus itu, serangan penikaman di Israel telah menurun drastis.
Serangan di bus dalam skala besar di Israel terjadi pada 2006, ketika seseorang meledakkan bus di Tel AViv, menewaskan 10 orang termasuk pelaku bom bunuh diri. (stu)