Dikutip CNN, Rabu (8/6), pemerintah Singapura akan mematikan akses internet bagi 100 ribu komputer di kantor pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mulai memisahkan antara akses internet dari tempat kerja beberapa instansi pemerintah, dan akan melakukannya untuk instansi lainnya selama periode satu tahun," lanjut pernyataan itu.
Laman Straits Times melaporkan, PNS masih bisa mengakses internet melalui perangkat elektronik pribadi mereka.
Jika alasannya demi keamanan, ahli keamanan siber, Michael Gazeley yang merupakan direktur pelaksana Network Box, mengatakan tidak mungkin membuat sebuah komputer benar-benar aman terutama jika masih ada lubang untuk USB.
"Seseorang memang bisa meningkatkan keamanan siber dengan mematikan koneksi internet ke komputer. Namun, perlindungan bisa menyeluruh jika komputer itu tidak punya koneksi USB, demi menghilangkan ancaman lainnya," kata Gazeley.
Langkah pemerintah Singapura ini menuai kritikan di media sosial.
"Langkah pertama: PNS tidak memiliki akses internet. Langkah kedua: Singapura tidak punya akses internet," tulis pengguna Twitter, Qazim Zim. (den)