Diberitakan Reuters, pertemuan Obama dengan pemimpin Buddha Tibet itu akan dilakukan pada pukul 10.15 waktu setempat. Pertemuan ini diperkirakan akan memicu kemarahan China menganggap Dalai Lama adalah pemimpin separatis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalai Lama ke-14 sering menggunakan kedok agama di ranah internasional untuk menjajakan posisi politiknya demi memecah belah China," kata Lu Kang.
"Kami mendesak agar tidak ada negara atau pemerintah yang memberikan dia ruang untuk aktivitas tersebut dan tidak melakukan tindakan apa pun yang sudah pasti akan ditentang oleh 1,3 miliar rakyat China," lanjut dia lagi.
Pemerintah Beijing menganggap biksu berusia 80 itu berupaya memerdekakan Tibet dari China. Namun Dalai Lama berulang kali mengatakan bahwa dia hanya menuntut otonomi khusus dan kebebasan beragama di daerah tersebut. (den)