"Mereka jelas tak memiliki agama," kata seketaris Majelis Ulama Arab Saudi dalam pernyataanya yang dikutip Reuters, Selasa (5/7/2016).
"Mereka telah meninggalkan ajaran agama, kawan muslim dan imannya. Mereka telah melanggar semua kesucian," tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di Qatif, Qatif, sebuah kota timur yang merupakan tempat bagi banyak anggota minoritas Syiah, setidaknya satu hingga dua ledakan menghantam dekat sebuah masjid Syiah.
Juru bicara keamanan mengatakan mayat seorang pembom dan dua orang lainnya telah diidentifikasi, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Beberapa jam sebelumnya seorang pembom bunuh diri tewas dan dua orang terluka dalam ledakan dekat Konsulat AS di kota terbesar kedua, Jeddah.
Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan tidak ada warga negara Amerika atau staf konsulat terluka dalam ledakan Jeddah. Dia mengatakan Amerika Serikat menyadari laporan dari ledakan di Qatif dan Madinah, serta akan memantau situasi dengan cermat.
(tyo)