Seperti dilansir Reuters, kebijakan kunjungan tanpa paspor itu mulai diberlakukan sejak Sabtu (9/7). Kebijakan ini khusus mengizinkan turis China dari dan menuju rute yang sudah ditentukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut kantor berita China, Xinhua, sekitar 10 ribu turis China melancong ke Korut dari Dandong setiap harinya pada musim liburan.
China sendiri merupakan sekutu dan rekan bisnis paling penting bagi Korut. Namun, China tak setuju dengan program nuklir Korut.
Beijing turut mendukung sanksi internasional terharap Korut setelah Pyongyang melakukan uji coba nuklir pada Januari lalu.
Namun pekan lalu, China mengkritik keputusan Amerika Serikat untuk menambah sanksi terhadap Korut dengan memasukkan 10 pejabat Korut, termasuk Kim Jong-un, ke dalam daftar hitam karena masalah hak asasi manusia.
Para ahli meyakini bahwa sanksi internasional ini mendesak Korut untuk mencari lebih banya pemasukan dari luar negeri. (stu/stu)