Diberitakan Reuters, Kamis (21/7), pemuda berusia 19 tahun itu disebut memprovokasi ribuan orang untuk ikut serta dalam demonstrasi pro-demokrasi. Saat itu, para aktivis menggelar tenda, memanjat pagar gedung pemerintah, dan bentrok dengan aparat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembacaan hukuman dijadwalkan pada 15 Agustus mendatang. Wong dalam pernyataannya mengaku siap menerima konsekuensi atas tindakannya tersebut.
"Tidak peduli harga yang harus dibayar, kami akan terus melanjutkan perlawanan melawan tekanan dari pemerintah," kata Wong, yang sejak usia 15 tahun berhasil mendesak pemerintah Hong Kong membatalkan rencana kurikulum pendidikan versi China.
Dua aktivis lainnya juga dinyatakan bersalah, yaitu Alex Chow dan Nathan Law. Mereka belum tahu apakah akan mengajukan banding atau tidak.
(den)