Peringatan ini diluncurkan Kedubes AS dalam situsnya, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut. Peringatan ini hanya menyebutkan agar warga AS berhati-hati ketika berada di pasar, rumah makan, pusat perbelanjaan serta tempat publik lainnya di sekitar wilayah itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada potensi ancaman spesifik untuk warga Amerika yang bepergian ke Jeddah, dan khususnya, di tempat-tempat umum di Jeddah," ujar Kirby.
Pada tanggal 4 Juli, seorang pembom bunuh diri tewas dan dua orang terluka dalam ledakan di dekat
Peringatan ini dirilis Kedubes AS di Saudi menyusul serangan pengeboman dekat kantor Konsulat AS di Jeddah pada 4 Juli lalu. Serangan yang menewaskan dua orang ini merupakan serangan bom pertama dalam beberapa tahun terakhir yang menargetkan warga asing di Saudi.
Di hari yang sama, seorang pelaku bom meledakkan dirinya sendiri di dekat Masjid Nabawi di Madinah, situs kedua paling suci umat Islam. Serangan ini menewaskan empat petugas keamanan.
Serangan bom ketiga meletus di kota Qatif, di wilayah timur Saudi, yang sebagian besar dihuni oleh Muslim Syiah.
Serangkaian teror bom di Saudi itu terjadi dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. (ama)