Diberitakan CNN, Sabtu (30/7), serpihan yang ditemukan di pulau Pemba, Tanzania, diyakini adalah bagian dari sayap pesawat Boeing 777 itu. Benda itu kemudian diterbangkan ke Australia untuk diselidiki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat berpenumpang 227 orang itu hilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 maret 2014. MH370 hilang misterius, diduga mengubah arah dan kemudian jatuh di Samudera Hindia, sebelah barat Australia.
Sebelumnya puing-puing yang diyakini MH370 juga ditemukan terdampar di Pulau Reunion, Mozambique, Mauritius dan Afrika Selatan.
"Serpihan ditemukan di wilayah yang konsisten dengan pemodelan arus air oleh Organisasi Industri dan Ilmu Pengetahuan Persemakmuran Australia dan membenarkan fokus pencarian di selatan Samudera Hindia," ujar Chester.
Pencarian yang melibatkan armada laut dan udara dari Australia, Malaysia dan China ditangguhkan sementara setelah penyisiran selama dua tahun tidak juga membuahkan hasil. (den)