“Hasutan Donald Trump telah merusak karakter bangsa kita,” kata Whitman dalam sebuah pernyataan. “Amerika membutuhkan kepemimpinan yang stabil dan aspiratif yang bisa diberikan oleh Clinton.”
Whitman, presiden dan CEO Hewlett-Packard yang pernah menjadi kandidat gubernur California, dalam wawancara dengan New York Times juga mengatakan ia akan menggunakan sumber dayanya untuk memberi kontribusi kepada kampanye dan super PAC Clinton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Selasa, Richard Hanna menjadi anggota Kongres dari Partai Republik pertama yang secara terbuka menyatakan akan memilih Clinton dalam pemilu AS di 8 November mendatang. Sebelumnya, penasihat utama mantan gubernur Florida Jeb Bush serta ajudan Gubernur New Jersey Chris Christie juga membelot dan memberi dukungan ke Clinton.
Lihat juga:Obama: Trump Tidak Layak Menjadi Presiden |
“Saya mendesak semua anggota Republik untuk menolak Donald Trump November nanti,” kata dia.
Whitman telah lama menggalang dana bagi kandidat Republik dan sebelumnya mendukung Chris Christie—yang merupakan salah satu pendukung utama Trump. Whitman menyebut dukungan Christie ini sebagai “pertunjukan menakjubkan dari politik oportunis.”
“Lihat komentarnya soal perempuan, soal Muslim, soal reporter, menjijikkan,” ujarnya.
Setelah Trump resmi menjadi capres Republik, Whitman membandingkan pengusaha real estate itu dengan Hitler dan Mussolini. (yns)