Perang Narkoba Duterte Dikritik Warga Filipina
CNN Indonesia
Minggu, 21 Agu 2016 11:08 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Perang Presiden Filipina Rodrigo Duterte terhadap narkoba selama tujuh pekan sejak menjabat telah mengundang pro kontra dari warganya. Polisi mengatakan setidaknya 695 tersangka tewas tertembak atas dasar pembelaan diri dan telah terjadi 899 pembunuhan yang tidak dapat dijelaskan. Senat merasa perlu adanya penyelidikan terhadap korban tewas yang ditembak polisi.
Add
as a preferred
source on Google
as a preferred source on Google