Omran menjadi perbicangan publik dunia sejak pekan lalu, ketika foto dan video yang memperlihatkan sang bocah yang baru berusia lima tahun ini duduk terdiam di dalam ambulans setelah berhasil diselamatkan dari reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan udara di Aleppo, Suriah.
Di foto itu, raut wajah Omran datar, tubuhnya diselimuti debu, kepalanya terluka dan darah mengucur di pipinya. Foto Omran kemudian menjadi simbol penderitaan warga Suriah akibat perang sipil berkepanjangan yang telah berlangsung lebih dari lima tahun. Awal pekan ini, terdapat laporan bahwa kakak Omran, Ali Daqneesh, dinyatakan meninggal dunia karena luka yang dideritanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan CCTV tentang foto Omran Daqneesh ditulis dengan judul, "Adegan rekayasa? Berlebihan? Video ini dicurigai palsu."
"[Gerakan] ini mungkin terdengar seperti sebuah kelompok yang dibentuk oleh warga Suriah, namun sebenarnya dipimpin oleh sebuah organisasi bernama 'Crisis Rescue', yang pendirinya adalah seorang pejabat militer Inggris," bunyi laporan itu.
Ini bukan kali pertama media China menuding sejumlah foto yang viral adalah foto yang palsu. Sebelumnya, kantor berita Xinhua menuding bahwa rekaman video yang dirilis oleh pemerintah Tibet yang diasingkan merupakan video palsu.
Laporan CCTV juga telah menarik sejumlah kontroversi di masa lalu, meski media ini mengklaim membantu pemerintah melaksanakan kebijakan. CCTV sempat dituduh oleh kelompok advokasi pers karena menampilkan video "pengakuan terpaksa" dari para oposisi Beijing, yang termasuk petugas kemanusiaan dan seorang penjual buku asal Hong Kong.
Sementara itu, Rusia terus membantah meluncurkan serangan udara pada Rabu (17/8) lalu, yang menghancurkan bangunan tempat tinggal keluarga Omran.
Rekaman video dan foto Omran yang menjadi viral mengingatkan publik akan foto serupa yang menampilkan Alan Kurdi, bocah Suriah yang jasadnya ditemukan di pantai kota Turki. Kurdi tewas setelah kapal yang membawa dia dan keluarganya untuk mengungsi ke Eropa terbalik.
[Gambas:Video CNN] (ama/stu)