Seperti diberitakan Philippine Star pekan ini, larangan ini dikeluarkan setelah beberapa polisi memajang foto selfie mereka saat berpatroli di Facebook. Hal ini dianggap mengganggu kinerja dan membuat citra buruk kepolisian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi di Filipina memiliki sejarah buruk dengan selfie di media sosial. Tahun 2010, polisi mengambil foto diri di depan bus bekas penyanderaan di Manila yang menewaskan sembilan orang. Polisi juga pernah dikritik karena berfoto di lokasi yang dihantam topan Haiyan pada 2013. Bencana ini menewaskan lebih dari 6.300 orang.
Perintah untuk menjaga citra kepolisian ini juga dikeluarkan seiring rencana pengerahan tambahan pasukan ke jalanan kota Manila.
Pemerintah Rodrigo Duterte saat ini tengah berperang dengan narkoba dan menghalalkan tembak mati di jalan bagi bandar dan pemilik barang haram tersebut. Sejauh ini telah 1.900 orang tewas dalam berbagai operasi polisi mau pun yang menjadi korban main hakim sendiri warga. (den)