"Bagi saya, burkini merupakan simbol perbudakan perempuan," ujar Valls dalam wawancara dengan stasiun televisi Perancis, BFM-TV, seperti dikutip Reuters.
Burkini sendiri merupakan istilah untuk pakaian renang tertutup yang berasal dari kata "burqa" dan "bikini." Pakaian ini kerap dipakai oleh wanita Muslim ketika berenang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdebatan pelarangan burkini ini kian panas di tengah pergumulan Perancis dalam melawan terorisme yang mengintai negara mereka sejak penyerangan di kantor majalah satire Charlie Hebdo hingga baru-baru ini, penyekapan jemaat dan pembunuhan pendeta di gereja Normandia.
Keamanan dan imigrasi pun menjadi perhatian sentral dari kampanye pemilihan umum presiden Perancis.
[Gambas:Video CNN]
"Burkini merupakan sikap politik, sikap militan, sebuah provokasi. Perempuan yang memakainya menantang Republik," ucap Sarkozy.
Kontroversi burkini ini pun menyebar hingga berbagai pelosok dunia. Penulis buku asal Inggris, J.K. Rowling, berkicau melalui akun Twitter pribadinya, "Jadi Sarkozy menyebut burkini adalah 'provokasi.' Tak peduli perempuan menutup atau tidak menutup badannya, sepertinya kita akan selalu 'mencari hal itu.'"
Dalam kunjungannya ke Paris pada Kamis (25/8), Wali Kota London yang beragama Islam, Sadiq Khan, mengecam pelarangan burkini tersebut. Menurutnya, tak ada yang boleh mengatur seperti apa perempuan berpakaian.
"Saya pikir itu tidak benar. Salah satu kebahagiaan di London adalah kami bukan hanya menoleransi perbedaan, tapi kami juga menghargainya, memeluknya," katanya. (stu)