Juru bicara kementerian kehakiman Gholamhossein Mohseni Ejei mengatakan bahwa negosiator itu dibebaskan dengan jaminan setelah ditahan beberapa hari, namun masih berada di bawah penyelidikan. Ia menyebut tersangka “mata-mata yang menginfiltrasi tim nuklir.”
Meski begitu, di dalam Iran, kesepakatan itu tetap seja ditentang oleh kelompk garis keras, yang melihatnya sebagai tanda patuh terhadap Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaksa penuntut umum Teheran pada 16 Agustus lalu mengumumkan penangkapan seseorang berkewarganegaraan ganda yang disebut terkait dengan intelijen Inggris. Namun ketika itu tidak disebutkan soal apakah dia termasuk dalam tim negosiasi kesepakatan nuklir. (stu)