AS dan Rusia Gagal Sepakati Solusi Hentikan Perang Suriah

Denny Armandhanu/AFP | CNN Indonesia
Senin, 05 Sep 2016 13:26 WIB
Menlu AS dan Rusia gagal mencapai kesepakatan soal menghentikan perang di Suriah. Pertemuan Obama dan Putin juga diduga tidak akan membuahkan hasil. Menlu AS dan Rusia gagal mencapai kesepakatan soal menghentikan perang di Suriah. Pertemuan Obama dan Putin juga diduga tidak akan membuahkan hasil. (Reuters/Kevin Lamarque)
Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat dan Rusia gagal menelurkan kesepakatan soal solusi menghentikan kekerasan di Suriah. Pertemuan antara Barack Obama dan Vladimir Putin juga diperkirakan tidak akan membuahkan hasil berarti bagi konflik tersebut.

Seperti dikutip AFP, Menteri Luar Negeri John Kerry bertemu dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov di sela pertemuan KTT G20 di Hangzhou, China. Tujuan pertemuan ini salah satunya adalah menghentikan pertempuran di Suriah.

Namun hasil akhir pertemuan nihil, kedua menlu tidak menyepakati apa pun. Rencana pemberian bantuan bagi warga sipil Aleppo juga tidak berhasil disepakati oleh kedua negara.

Pejabat AS menuding Rusia mencoba merusak isu-isu yang telah disepakati sebelumnya dan mengulangi pembahasan.

Sedikitnya 300 ribu orang tewas dalam konflik di Suriah yang berlangsung sejak 2011. Perang saudara ini kian parah setelah Iran dan Rusia turut membantu rezim Bashar al-Assad.

Salah satu wilayah terparah saat ini adalah Aleppo yang dikepung pasukan Suriah dan Rusia. Warga sipil di kota itu dilaporkan kekurangan makanan dan terancam tewas dibombardir dari udara oleh jet Rusia.

Presiden Barack Obama dan Presiden Rusia Vladimir Putin juga bertemu di sela KTT G20 di China, usai pertemuan menlu kedua negara. Belum ada laporan hasil pertemuan tersebut, namun diduga kuat juga tidak menghasilkan kesepakatan apa pun.

Obama sendiri dalam pernyataan sehari sebelumnya mengaku ragu perundingan dengan Rusia akan berbuah hasil. Namun Obama mengatakan Rusia telah menjadi pemain kunci dalam perang Suriah sehingga pembicaraan harus tetap dilakukan.

"Layak dicoba. Ada anak-anak, wanita dan warga sipil tidak berdosa yang bisa mendapatkan makanan dan obat-obatan dan sedikit kelegaan dalam teror pengeboman yang terus menerus, upaya ini layak dilakukan," kata Obama.

AS sebelumnya berharap bisa menekan Rusia di ajang KTT G20 untuk melepaskan Suriah, namun ternyata sulit. Pemerintah Obama bahkan mengatakan kepada Rusia bahwa mereka terlibat dalam kejahatan perang yang dilakukan Assad.

Tanpa dukungan Rusia dan Iran, banyak yang meyakini rezim Assad akan tinggal sejarah. "Ada rezim Assad yang membunuhi rakyatnya sendiri tanpa hukuman, didukung oleh Rusia dan Iran," tegas Obama. (den/den)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER