Selama ini, Assange yang kini berada di Kedutaan Besar Ekuador di London, membantah tudingan tersebut dan menolak memenuhi panggilan pengadilan untuk dimintai keterangan karena takut Swedia akan mengekstradisi dirinya ke Amerika Serikat.
AS mengincar Assange karena kasus pembocoran 500 dokumen rahasia militer terkait perang di Afghanistan dan Irak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kesehatan mental Assange akan memburuk jika ia tetap dalam situasi ini. Penting untuk menangani keadaannya sekarang ini secepat mungkin," bunyi laporan WikiLeaks tersebut seperti dikutip AFP.
Laporan medis setebal 27 halaman itu dilampiri dengan dokumen pendukung dari seorang "ahli trauma dan psikososial" di London bertanggal 11 Desember 2015.
Keputusan itu dimentahkan oleh pengadilan distrik Stockholm yang menyatakan bahwa, "Tinggalnya Julian Assange di kedutaan besat seharusnya tak dianggap sebagai penahanan."
Pengadilan itu mengatakan bahwa dibutuhkan surat penangkapan karena "masih ada kemungkinan dia kabur atau menghindari peradilan."
Sebelumnya pada pekan ini, Ekuador mengumumkan bahwa Assange bersedia untuk menjawab pertanyaan para penyelidik Swedia dari dalam kedutaan pada 17 Oktober.
Badan Peradilan Swedia meminta agar penyelidik mereka dapat mewawancarai sendiri Assange. Namun, Ekuador menolak permintaan itu.
Swedia akan memberikan daftar pertanyaan yang kemudian akan ditanyakan oleh penyelidik Ekuador kepada Assange. (stu/stu)