Diberitakan AFP, kedua cawapres saling serang kelemahan masing-masing calon presiden. Kaine, senator Demokrat dari Virginia mengatakan bahwa dirinya adalah politisi yang paham betul masalah nasional, negara dan lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak bisa membayangkan bagaimana Pence bisa membela Donald Trump yang suka menghina, egois dan hanya memikirkan diri sendiri," lanjut dia.
Pence, Gubernur Indiana. menyerang balik dengan mengatakan bahwa kubu Clinton yang sebenarnya senang menghina.
"Kami melihat seluruh dunia, terutama Timur Tengah, tidak terkendali. Situasi saat ini di Suriah adalah hasil dari kebijakan luar negeri yang buruk yang dibuat dan diciptakan oleh pemerintahan yang dibantu Hillary Clinton," kata Pence.
Perdebatan selanjutnya merupakan proxy war antara Kaine dan Pence dalam mempertahankan Clinton dan Trump. Kaine menyerang Trump yang tidak merilis laporan pajaknya, menyebabkan Pence melakukan pembelaan.
Perdebatan soal pajak membuat moderator Elaine Quijano mengintervensi dan membahas pertanyaan lain. (den)