Julukan itu disampaikan Trump saat menyela penjelasan Clinton soal visi program jaminan sosial yang akan dijalankannya. Dalam penjelasannya, Clinton mengatakan bahwa negara akan menambah Dana Keamanan Sosial dengan cara meningkatkan pajak orang kaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat terhenti sejenak, Clinton tidak peduli seloroh Trump dan melanjutkan perkataannya, "...dengan cara memastikan kita memiliki sumber-sumber yang cukup, yaitu melalui peningkatan plafon [pembayaran] atau mencari cara lain mengumpulkan uang."
Ini bukan kali pertama Trump menyebut Clinton dengan julukan-julukan buruk. Dalam debat kedua sebelumnya, capres dari Partai Republik ini menyebut Clinton "iblis."
"Saya terkejut melihat dia membuat kesepakatan dengan iblis," kata Trump saat itu, berkomentar soal dukungan Bernie Sanders kepada Clinton.
Trump juga menjuluki Clinton "si pembual" dan mengatakan bahwa dia harus dipenjara karena kebohongannya, termasuk karena menggunakan email pribadi saat menjabat Menteri Luar Negeri AS.
Debat kali ini adalah yang ketiga dan terakhir kalinya sebelum pemilu 8 November mendatang. Clinton dalam berbagai survei diprediksi menang dari Trump dalam pemilu nanti. (den)