Dua petugas keamanan pun langsung mengamankan Trump dari atas panggung, sementara polisi menggiring pihak yang berseteru keluar dari arena kampanye.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, polisi langsung memeriksa orang yang memegang poster tersebut. Dari pemeriksaan awal, diketahui bahwa nama orang tersebut adalah Austyn Crites.
Usai diinterogasi selama beberapa jam, Crites akhirnya dibebaskan. Sesaat setelah bebas, Crites bercerita kepada media afiliasi CBS News, KTVN-2, bahwa dia sebenarnya adalah pendukung Partai Republik. Ia datang ke kampanye tersebut untuk mengekspresikan penolakannya terhadap Trump.
"Saya tidak melawan pendukung Trump. Kami semua pendukung Partai Republik dan mendukung kandidat yang sama di pemerintahan lokal. Saya hanya memiliki kekhawatiran terhadap Trump," tuturnya.
Secret Service kemudian mengonfirmasi bahwa Crites tidak membawa senjata. Meskipun demikian, Trump tetap berterima kasih atas respons cepat Secret Service. (has/has)