Jumlah kelahiran baru di negara dengan populasi tertinggi ini mencapai angka 17,86 juta pada 2016, meningkat 1,4 juta jika dibandingkan rata-rata 2011-2015, kata Yang Wenzhuang, pejabat Komisi Kesehatan Nasional dan Perencanaan Keluarga, Minggu (22/1).
"Sementara jumlah perempuan di usia melahirkan turun lima juta jiwa, jumlah kelahiran meningkat secara signifikan, menunjukkan pengaturan kebijakan perencanaan keluarga sangat tepat waktu dan sangat efektif," ujar Yang kepada wartawan, sebagaimana dikutip Reuters.
Lihat juga:China Cabut Kebijakan Satu Anak |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
China telah membuat ketentuan untuk meningkatkan jumlah staf medis dan ranjang rumah sakit untuk menangani peningkatan jumlah kelahiran. Pemerintah memperkirakan jumlah populasi meningkat ke angka 1,42 miliar di akhir dekade, meningkat dari 1,37 miliar di akhir 2015.