Diberitakan Reuters, Badan Aparat Maritim Malaysia (MMEA) sudah mengevakuasi 9 jasad yang terdiri dari enam perempuan dan tiga pria.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MMEA mengatakan, insiden ini terjadi karena kapal kelebihan muatan. Selain itu, cuaca saat kapal berlayar juga sedang buruk.
Selama ini, kerap terjadi kecelakaan di perairan antara Indonesia dan Malaysia. Kecelakaan itu biasanya menimpa kapal kecil yang membawa banyak imigran pekerja di sejumlah pabrik Malaysia.
November lalu, puluhan orang tewas ketika sebuah kapal menabrak karang dan karam di Batam. Pada Januari 2016, kepolisian Malaysia mengevakuasi 17 jasad imigran ilegal yang kapalnya karam di perairan mereka. (has)