"Ada 13 orang tewas, termasuk pasukan keamanan dan warga sipil, dalam dua ledakan di hotel. Puluhan orang lainnya terluka," ujar seorang petugas kepolisian, Mohamed Ahmed, kepada Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mujahidin bersenjata menyerang hotel dan sekarang mereka berkelahi di dalam hotel," demikian bunyi pemberitaan di radio Somalia, Andalus.
Beberapa menit kemudian, ledakan kedua terjadi, sementara baku tembak di dalam hotel masih terus berlanjut.
Al Shabaab memang kerap melancarkan serangan bom dan tembakan di Mogadishu. Mereka bertekad menggulingkan pemerintahan yang didukung Barat dan mendirikan bangsa dengan interpretasi Islam ketat.
Selama dua tahun belakangan, pasukan gabungan Uni Afrika dan Somalia sebenarnya sudah merebut benteng pertahanan Al Shabaab, tapi sel-sel kelompok militan itu belum berhasil dilumpuhkan. (has)