Jusuf Kalla mengatakan, jika aksi unjuk rasa bukan dilakukan atas dasar dukungan terhadap Palestina, bendera itu tak perlu dibawa-bawa.
"Kalau tak ada hubungannya, apa urusannya dibawa-bawa?" kata Jusuf Kalla saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Kamis (26/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi sama saja. Kalau ada demo di luar negeri membawa bendera Merah Putih, tentu akan kami larang juga," katanya.
Pernyataan ini dilontarkan oleh Jusuf Kalla untuk menanggapi pernyataan dari Kedutaan Besar Palestina di Jakarta yang menyatakan melihat bendera negaranya berkibar di beberapa aksi demonstrasi terkait politik domestik Indonesia.
Melalui sebuah pernyataan resmi, Kedubes Palestina menuturkan, pihaknya tak dapat menerima insiden penggunaan lambang negaranya oleh sejumlah kelompok maupun individu untuk tujuan politik yang sama sekali tidak berhubungan dengan Palestina.
"Sangat jelas perilaku seperti itu tidak bisa diterima, dan tidak bisa dianggap sebagai bentuk dukungan solidaritas bagi Palestina. Sahabat sejati Palestina harus bisa menjaga stabilitas dan perdamaian negaranya sendiri jika ingin mendukung perdamaian di Palestina," bunyi pernyataan dari Kedubes Palestina yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (25/1).
Kedubes Palestina juga menyatakan bahwa pihaknya yakin masyarakat Indonesia tidak mudah tertipu oleh pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan nama dan lambang Palestina untuk melegitimasi agenda terselubung kelompok tersebut.
Meskipun begitu, Kedubes Palestina menegaskan tetap menghargai posisi Indonesia yang mendukung Palestina untuk mencapai kemerdekaan.
Dukungan itu tercermin dalam berbagai hal, salah satunya, "dengan menggunakan atribut kaus berlambang Palestina dan pengibaran bendera Palestina bersama dengan Bendera Indonesia dalam upacara nasional." (has)