Mengutip data terbaru dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johor Baru, Retno mengatakan tim SAR sudah menemukan 26 jenazah, dengan rincian 18 laki-laki dan delapan perempuan.
"Jadi ada 10 jenazah yang sudah teridentifikasi dan 10 jenazah sudah dipulangkan ke Indonesia," ujar Retno di Jakarta, Kamis (2/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Polri menyebut belasan lainnya diduga melarikan diri. Puluhan orang yang diangkut dalam kapal ini diduga adalah tenaga kerja ilegal.
Kapal itu karam di perairan Tanjung Rhu dalam perjalan dari Batam pada Senin (23/1) dan pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 09.17 waktu setempat.
Hingga kini, aparat masih menyelidiki penyebab tenggelamnya kapal. Namun sebelumnya, Badan Aparat Maritim Malaysia mengatakan kapal kemunginan karam karena kelebihan muatan dan cuaca buruk.
(aal)