Peristiwa ini terjadi di tengah ketegangan kedua negara yang kembali memanas setelah jet tempur Israel menerobos masuk dan menyerang wilayah dekat Kota Palmyra, Kamis pekan lalu.
Kelompok pengamat Syrian Observatory for Human Rights menuturkan, serangan drone Israel itu mengenai sebuah truk yang tengah berjalan menuju Damaskus di dekat Kota Khan Arnabeh dan menewaskan sang pengendara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan Times of Israel, mereka turut mengunggah sejumlah gambar truk yang hancur terbakar itu. Kelompok itu juga membenarkan bahwa truk tersebut hancur oleh sarangan drone Israel.
Di sisi lain, kantor berita Libanon, NBN, melaporkan bahwa pria yang tewas itu adalah seorang komandan pertahanan udara Suriah. Padahal, laporan lain mengatakan bahwa Assayed hanya warga sipil biasa.
Lihat juga:Suriah Klaim Tembak Jatuh Pesawat Israel |
Pasukan pertahanan Israel (IDF) tidak menampik maupun mengonfirmasi laporan tersebut.
Laporan serangan ini datang beberapa jam setelah Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman mengancam pasukannya akan menghancurkan sistem pertahanan udara Suriah jika mencoba menembak pesawat Israel lagi.
Pemerintahan Assad menyatakan jet tempur tersebut menghancurkan sebuah situs militer dekat Kota Palmyra, sementara Tel Aviv menyebut serangan dilakukan untuk mengincar konvoy pengiriman senjata kepada militan Hizbullah di Libanon.
Ini adalah insiden paling serius antara kedua negara, yang secara teknis masih dalam keadaan berperang, sejak konflik sipil Suriah mencuat enam tahun lalu.