Seperti dilansir dari Reuters, aktivis yang turun ke jalan kali ini jumlahnya lebih banyak dibandingkan saat sebelumnya memprotes kebijakan imigrasi Trump pertama kali.
Media lokal AS menyebutkan ada sekitar ribuan orang yang berkumpul di MacArthur Park di dekat pusat kota Los Angeles sebelum berjalan bersama-sama melalui City Hall.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jose Lopez, co-director dari organisasi tersebut menyebutkan ada dua bank yang menjadi target unjuk rasa terkait dengan kebijakan imigrasi Trump ini.
"Pesan yang ingin disamapaikan hari ini adalah menghentikan pendanaan akan fasilitas detensi imigrasi, ini menjadi serangan pertama di antara lainnya terhadap perusahaan tersebut," tuturnya.
Pada malam hari, para penyelenggara berharap ribuan pengunjuk rasa berkumpul dalam sebuah pawai di Foley Square Manhattan untuk mengikut pertunjukan musik dan mendengarkan pidato-pidato para pemimpin serikat pekerja dan imigran yang tinggal di negara itu secara ilegal.
Sementara, pihak kepolisian meningkatkan kewaspadaannya di Seattle, mengingat kekhawatiran akan adanya di antara para demonstran yang membawa senjata api setelah insiden penembakan Januari lalu, dan Mayday 2016 ketika seorang pemerotes melempar bom molotov yang tak bernyala ke arah polisi.