Dikutip dari Reuters, Menteri Dalam Negeri Inggris Amber Rudd menjelaskan, sebanyak 48 dari 248 layanan kesehatan di Inggris telah terkena dampak serangan siber global pada Jumat (13/5). Namun, seluruhnya kecuali enam layanan kesehatan, telah berfungsi normal.
"Respon terhadap kasus ini sangat bagus. Kami memiliki kesiapan yang baik dan juga rencana untuk beberapa hari ke depan agar dapat memastikan bahwa kami dapat membatasi dampak dari serangan tersebut," ujarnya, Sabtu (13/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Nissan pun saat ini tengah menangani dampak tersebut. Situasi pabrik yang mempekerjakan 7.000 pekerja ini juga saat ini masih berada dalam pengawasan.
Selain Nissan, beberapa perusahaan di Inggris juga mengalami serangan siber tersebut, termasuk produsen mobil Renault dan jasa pengiriman global FedEx.