Dalam penyataannya, pada Rabu (7/6), ISIS menyatakan bahwa lima orang penyerang bertanggung jawab atas serangan ini. Mereka menyerang menggunakan senapan rifles, granat, bom bunuh diri. Mereka menembak membabi buta dan melukai setidaknya 60 orang dan menewaskan 12 orang.
ISIS juga mengancam populasi mayoritas Syiah Iran dengan serangan yang lebih banyak lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, tragedi teror di Iran ini dianggap justru akan memperkuat dan mempersatukan Iran.
"Kami akan membuktikan sekali lagi bahwa kami akan menghancurkan plot musuh dengan persatuan dan juga kekuatan."
Saat ini, lima orang penyerang sudah ditangkap. "Saat ini mereka sudah ditangkap dan berada dalam investigasi polisi," kata kepala polisi Hossein Sajedinia.