"Amerika Serikat tidak akan diam saja sementara Venezuela runtuh," kata Trump dalam pernyataan yang dikutip AFP, Selasa (18/7).
"Jika rezim Maduro membentuk Dewan Konstituen pada 30 Juli, Amerika Serikat akan mengambil tindakan ekonomi yang keras dan cepat," ujarnya tanpa menjelaskan lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun tindakan keras dan berani mereka terus dikesampingkan oleh pemimpin buruk yang bermimpi menjadi diktator."
Pemungutan suara yang disebut ilegal oleh pemerintahan Maduro itu dilakukan di tengah protes yang telah memakan banyak korban jiwa dalam beberapa bulan terakhir. Masyarakat memprotes pemimpin sosialis itu karena Venezuela dilanda kelangkaan bahan pokok, inflasi meroket dan jumlah pengangguran yang tinggi.
Sementara itu, Maduro berkeras mengajukan badan itu sebagai "satu-satunya jalan" menuju perdamaian dan pemulihan ekonomi. Sejauh ini, ia sama sekali tidak menunjukkan niat untuk menghentikan niatnya. (aal)