"Bom mobil menghantam sebuah bus yang membawa pegawai Kementeria Pertambangan di saat jam sibuk," ujar juru bicara Menteri Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish, sebagaimana dikutip AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, kepolisian sudah menutup akses menuju lokasi kejadian. Aparat langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut, tapi hingga saat ini belum mengetahui pihak yang menjadi dalang di balik serangan ini.
Ledakan ini terjadi hanya berselang dua pekan setelah ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan di sebuah masjid di Kabul yang merenggut setidaknya empat nyawa.
Aksi bom bunuh diri ini menambah panjang daftar kekerasan berkepanjangan di Afghanistan yang sudah menewaskan 1.662 warga sipil pada paruh pertama tahun 2017.
Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan, sekitar 20 persen korban luka warga sipil dunia terjadi di Afghanistan, termasuk akibat serangan bom bunuh diri yang menewaskan 150 orang pada akhir Mei lalu.