Hal tersebut diungkapkan salah seorang sumber Pejabat Senior Telekomunikasi, yang berbasis di Kinshaha, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/8).
Langkah tersebut diambil, seiring berkembangnya oposisi President Joseph Kabila, yang menolak untuk mundur saat mandatnya berakhir pada bulan Desember mendatang. Selain itu, ada pula rencana pemogokan nasional yang akan dilakukan pada Selasa dan Rabu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT