Dalam konferensi pers mendadak di New York, Selasa (15/8), Trump menyebut para demonstran penentang yang menjadi korban serangan penabrakan para nasionalis pun sama-sama salah.
Hal ini disampaikan setelah Trump dikritik karena memberikan tanggapan yang samar terkait peristiwa ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kini sikapnya kembali berubah. Pernyataan terbaru ini seolah menunjukkan bahwa ia tak mau sepenuhnya menyalahkan kelompok ekstrem kanan.
"Saya rasa kedua pihak sama-sama salah," ujarnya setelah tanya jawab sengit dengan wartawan, sebagaimana dikutip CNN.
"Bagaimana dengan kelompok 'alt-left' yang datang menyerang, sebagaimana Anda bilang, kelompok 'alt-right', apakah itu tidak menunjukkan sedikit pun kesalahan?" kata Trump.
"Ada dua kelompok yang pada satu sisi jelek dan di sisi lain kejam. Tidak ada ada yang mau mengatakan ini, tapi saya mengatakannya."
Insiden terjadi pada Sabtu ketika pelaku menabrakkan sebuah mobil ke kerumunan orang yang menentang demonstrasi supremasi kulit putih di kota tersebut. Seorang perempuan berusia 32 tahun terbunuh dan 19 lainnya cedera, di mana lima orang kritis.
Peristiwa itu berawal ketika para demonstran penentang bertemu dengan kelompok sayap kanan, beberapa jam sebelum aksi dimulai. Bentrokan pecah dan polisi membubarkan massa.
Pelaku kemudian memacu mobil tersebut dalam keadaan mundur dan kabur. Dia ditangkap pada sore harinya.
(aal)