Sebanyak dua orang tewas dan delapan terluka akibat penikaman di Turku, di baratdaya Finlandia. Korban tewas adalah dua perempuan Finlandia.
Sedang yang terluka lima perempuan, dua pria, dan satu remaja putri 15 tahun. Mereka berkebangsaan Italia, Swedia, dan Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak empat tersangka lain, juga warga Moroko, sudah ditangkap. Satu orang lagi sedang diburu oleh pihak keamanan internasional.
Pihak keamanan Finlandia menginvestigasi kasus tersebut sebagai kasus terorisme. Mereka sedang mencari kaitannya dengan kelompok ISIS.
Serangan bersenjatakan pisau juga terjadi di Surgut, Siberia. Seorang pria menyerang dan melukai tujuh orang.
Para korban dilarikan ke rumah sakit dan dua orang berada dalam kondisi kritis. Polisi sendiri telah menembak mati si pelaku.
ISIS, melalui kantor berita Amaq, mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Tapi Komite Investigasi Rusia, tak buru-buru menyimpulkan serangan itu sebagai serangan terorisme.
Kementerian Dalam Negeri Rusia mengatakan, pelaku adalah warga setempat dan motif serangan belum dipastikan sebagai tindakan terorisme.
Polisi masih menyelidiki kasus tersebut sebagai kasus pembunuhan. Ada juga dugaan bahwa si pelaku sakit jiwa. Polisi memastikan pelaku hanya satu orang.
Serangan di Finlandia dan Siberia ini terjadi sehari setelah aksi terorisme melanda Barcelona dan Cambrils di Spanyol. Sebanyak 14 orang tewas dan lebih dari 80 orang terluka. ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.
Lihat juga:Kisah Bulan Madu Berakhir Duka di Barcelona |