Beberapa jam setelah peluncuran pagi tadi, Selasa (29/8), kantor kepresidenan Korea Selatan secara resmi mengumumkan bahwa empat pesawat tempur F-15K telah menjatuhkan delapan bom MK84 pada target tersimulasi di area latihan Taebaek, timur laut provinsi Gangwon.
Dalam konferensi pers, juru bicara kepresidenan, Yoon Young-chan, mengatakan pemimpin Korea Selatan Moon Jae-in ingin "menunjukkan kemampuan untuk menjatuhkan hukuman keras terhadap Korut."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Latihan ini mengonfirmasi kembali kemampuan Angkatan Udara Korea Selatan untuk menghancurkan kepemimpinan lawan di saat darurat," kata pejabat yang tak disebutkan namanya itu.
"Rudal balistik tak dikenal" teranyar milik Korut ini diluncurkan pada sekitar 5.57 waktu setempat dari Sunan, Pyongyang, kata pemerintah Korea Selatan.
Namun, jalur lintasan kali ini mewakili eskalasi signifikan oleh Korut yang pada awal bulan ini juga sempat menyatakan akan menembakkan rudal melintasi wilayah Jepang ke arah Guam, wilayah AS di Pasifik.
Juru bicara pemerintah Jepang menyebut proyektil melintasi pulau paling utara negara tersebut, Hokkaido, dan jatuh di Samudra Pasifik.