Aksi itu dilakukan usai TNI Angkatan Udara dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) mempertontonkan kebolehannya masing-masing.
Acara tersebut disaksikan Presiden RI Joko Widodo bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Marina Bay Cruise Center, Singapura, Kamis (7/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
F-15 adalah jet tempur mesin kembar yang dirancang McDonnell Douglas yang pertama kali diterbangkan pada 1972. Sementara F-16 adalah pesawat mesin tunggal dari pabrikan General Dynamics yang pertama kali terbang pada 1974.
Indonesia sebenarnya mempunyai jet tempur buatan Rusia, Sukhoi SU-30, yang mendekati kecanggihan pesawat generasi kelima. Namun, kebolehan pesawat itu tidak dipertunjukkan dalam kesempatan ini.
Mereka masing-masing menerjunkan 10 orang anggotanya. Sepanjang acara, para penerbang menunjukkan tiga formasi.Pertama, mereka membentuk formasi anak panah dengan komposisi 10 pesawat F-16 RSAF di depan dan pesawat F-16 TNI AU di belakang.
Berdasarkan keterangan resmi, Penampilan itu diiringi empat lagu dari band gabungan SAF dan TNI AU seperti Mars TNI, the Sunny Island, Hari Merdeka, dan Taruna Jaya.
F-16 Fighting Falcon (Stocktrek Images/Thinkstock) |
TNI AU membentuk angka "5", sedangkan RSAF membentuk formasi "0". Komposisi itu dibuat sebagai tanda hari jadi ke-50 hubungan bilateral kedua negara.
Lihat juga:Kuis Jokowi Untuk WNI Di Singapura |
Setelah itu, barulah RSAF menerbangkan pesawat F-15-nya.
----
Catatan Redaksi: Terjadi kesalahan fakta dari rilis pers yang diterima CNNIndonesia.com. Semula, baik di judul dan isi berita tercantum pesawat F-22 dan kemudian diralat menjadi F-15 pada Sabtu (9/9), pukul 12.20 WIB.
F-16 Fighting Falcon (Stocktrek Images/Thinkstock)