Hal ini menjadi bagian dari keinginan pemerintah RI untuk memperkuat tata kelola samudra atau ocean governance di kawasan.
Lihat juga:Menlu Retno Sebut Kunci Masa Depan ASEAN |
Pernyataan ini merupakan intervensi Indonesia selaku pembicara pertama yang diikuti China, Amerika Serikat dan Uni Eropa, sebagai tanggapan terhadap panelis sejumlah Kepala Negara Pasifik, termasuk Vanuatu, Samoa dan Kepulauan Cook.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia berpartisipasi pada rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi PIF ke-48 di Apia, Samoa, pada 4-8 September 2017, khususnya pada FDP yang digelar hari ini.
Sesuai dengan agenda KTT, Indonesia mendorong kerja sama konkret RI-PIF dalam memerangi masalah sampah plastik di laut, promosi dan pemanfaatan kantong plastik yang bisa terdegradasi secara biologis (biodegradable) dan posisi Indonesia selaku tuan rumah Konferensi Samudra Kita 2018 di Bali.
KTT PIF merupakan forum regional terbesar yang melibatkan 18 negara/teritori anggota dari seluruh sub-kawasan Pasifik dan 18 negara mitra pembangunan dari berbagai belahan dunia.