Gatot mengatakan penyelamatan dua WNI bernama Saparuddin Koni dan Sawal Maryam tersebut merupakan keberhasilan upaya diplomasi pemerintah dan kerja sama antara TNI dan angkatan bersenjata Filipina (AFP).
"Tidak ditebus ya, tetapi itu upaya diplomasi, upaya kerja sama TNI dengan AFP sehingga bisa dibebaskan," kata Gatot usai Upacara Pembukaan Piala Panglima TNI di Mabes TNI, Jumat (8/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut keterangan tentara Filipina, kedua WNI itu memang diselamatkan ketika pasukannya menyerbu Abu Sayyaf di Jolo sekitar pukul 06.30 waktu setempat.
Ke depan, TNI dan AFP akan fokus pada upaya pembebasan lima WNI yang saat ini masih disandera Abu Sayyaf. Upaya tersebut, kata Gatot, akan dilakukan dengan teliti agar keselamatan WNI itu tetap terjamin.
"Harus dilakukan benar-benar dengan teliti, dengan benar-benar aman. Jangan sampai kita salah langkah, justru sandera kita yang celaka," tutur Gatot.