Sejumlah saksi mata melaporkan serangkaian tembakan terdengar selama lebih dari 10 menit dan bersumber dari lantai atas gedung hotel.
"Kami berada di baris depan panggung konser dan seketika langsung merunduk saat terdengar serangkaian letupan. Tembakan senjata berlangsung selama 10-15 menit, tidak berhenti," papar Rachel Dekerf bersama dua rekannya yang berada di tempat kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi di sekitar Mandalay Bay Center pun berubah kacau, sebagian besar orang di tempat itu merasa panik entah harus diam di tempat atau menjauh dari sumber tembakan.
"Saya pikir itu adalah bunyi kembang api yang menyala tapi itu terjadi berulang kali. Ketika bunyi letupan terdengar ketiga kalinya, kami sadar ada hal yang tidak beres," ucap Storme Warren, penyiar radio SiriusXM yang tengah meliput festival musik tersebut.
Sementara itu, seorang petugas konser mengatakan kepada CNN bahwa semua orang di tempat kejadian segera merunduk dan berbaring di tanah sambil berusaha keluar dari jangkauan sang penembak.
Suasana saat penembakan di Las Vegas. (David Becker/Getty Images/AFP) |
Sejauh ini, kepolisian metropolitan Las Vegas melaporkan aparat berhasil melumpuhkan seorang pelaku yang akhirnya tewas di lantai 32 Mandalay Bay Hotel.
Namun, Polisi hendak memeriksa rekan pelaku yang diketahui merupakan seorang perempuan asal Asia bernama Marilou Danley. Saat ini, Danley baru saja ditemukan polisi.
Pihak berwenang sejauh ini pun belum bisa merilis identitas para korban tewas dan terluka dalam kejadian tersebut.
Kedutaan Besar RI di Washington DC mengatakan pihaknya terus mengikuti perkembangan polisi mengenai untuk mengetahui apakah ada warga Indonesia yang menjadi korban dalam insiden ini.
Suasana saat penembakan di Las Vegas. (David Becker/Getty Images/AFP)