RI: Rekonsiliasi Hamas-Fatah Buka Jalan Perjuangan Palestina

Riva Dessthania Suastha , CNN Indonesia | Jumat, 13/10/2017 13:56 WIB
RI: Rekonsiliasi Hamas-Fatah Buka Jalan Perjuangan Palestina Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi menyambut baik rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah yang dianggap bisa membuka jalan bagi perjuangan Palestina. (Dok. Kemlu RI via @Portal_Kemlu_RI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyambut baik kesepakatan rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah yang dianggap bisa membuka jalan bagi perjuangan Palestina.

“Indonesia menyambut baik rekonsiliasi ini yang sudah sejak lama kita dukung karena dengan upaya damai ini bisa membuka jalan yang luas bagi perjuangan yang selama ini masih dilakukan Palestina,” ucap Retno saat ditemui di kantornya, Jumat (13/10).

Retno mengatakan upaya damai kedua faksi yang berseteru sejak perang sipil 2007 itu selaras dengan dukungan Indonesia terhadap Palestina selama ini.

Indonesia, tuturnya, selama ini terus mendorong agar perpecahan politik di antara warga dan pemerintahan Palestina bisa diselesaikan agar dapat memaksimalkan upaya kemerdekaan.
Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, mengatakan Indonesia berharap perdamaian ini bisa terus dipertahankan Palestina demi kepentingan utama bangsa tersebut.

“Rekonsiliasi sejalan dengan posisi Indonesia terhadap Palestina selama ini. Harapannya, niat baik ini bisa terus terjaga di mana kedua belah pihak bisa bekerja sama ke depannya untuk tujuan utama negara,” kata Arrmanatha.

Jakarta selama ini terus mendorong penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina secara proaktif melalui solusi dua negara.

Indonesia juga mendukung percepatan pembentukan kerangka konkret implementasi solusi dua negara tersebut dalam konferensi perdamaian Israel-Palestina di Perancis pada Januari lalu.

[Gambas:Video CNN]

Di sela sidang Majelis Umum PBB pada September lalu, Indonesia juga menggalang dukungan negara anggota Gerakan Non-Blok (GNB) untuk terus menyerukan penerapan solusi dua negara dalam menyelesaikan masalah pendudukan Israel di Palestina.

Isu kemerdekaan Palestina juga terus digaungkan Indonesia dalam sejumlah pertemuan negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Indonesia bahkan menggelar KTT Luar Biasa OKI pada Maret 2016 di Jakarta. Negara OKI pun sepakat mengeluarkan resolusi dan deklarasi untuk mendukung sepenuhnya kemerdekaan Palestina.