Pengacara mantan Presiden Catalan Carles Puigdemont mengatakan surat perintah juga telah dikeluarkan untuk menangkap kliennya, meski pernyataan itu ditampik oleh pejabat senior Mahkamah Agung Spanyol. Alasan perbedaan pendapat ini masih belum jelas.
Dalam pernyataan singkat di televisi regional Catalan, TV3, Puigdemont meminta "pemerintah sah Catalonia" dilepaskan, diamini oleh ratusan orang warga yang berkumpul di luar parlemen Catalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puigdemont kemudian pergi ke Belgia dengan empat rekannya dan mangkir dari panggilan Mahkamah Agung terkait tudingan pemberontakan, penghasutan dan penyalahgunaan dana terkait upaya pemisahan wilayah.
"Puigdemont akan tinggal di sini. Dia telah mengatakan akan sepenuhnya bekerja sama dengan otoritas Belgia selama menjalani prosedur," kata pengacaranya, Paul Bekaert, kepada VRT sebagaimana dikutip Reuters.
Lihat juga:Spanyol Bakal Tangkap Eks Presiden Catalonia |
Puigdemont mengatakan akan kembali ke Spanyol jika diberi jaminan oleh pemerintah Spanyol. Pelarian ke Belgia tampak membuatnya kehilangan dukungan di dalam negeri.
"Presiden, cukup," bunyi berita halaman depan el Peridico, surat kabar berpengaruh di Catalonia yang skeptis soal upaya kemerdekaan.
Ebelio Ramos, pensiunan dari Berga, mengatakan "saya tidak tahu apa yang mereka pikirkan tapi ketika seseorang melakukan apa yang dia lakukan dan menyatakan kemerdekaan dan melarikan diri ... seorang presiden harus mematuhi hukum dan jika tidak, lebih baik ia tetap tenang, karena jika ia melakukan sesuatu di luar hukum, dia akan kehilangan segalanya.
(aal)