Guru SMK Berprestasi se-Indonesia Belajar di Selandia Baru

Natalia Santi, CNN Indonesia | Kamis, 09/11/2017 11:05 WIB
Guru SMK Berprestasi se-Indonesia Belajar di Selandia Baru Dubes RI untuk Selandia Baru bersama 40 guru dan kepala sekolah kejuruan berprestasi se-Indonesia yang mengikuti pelatihan di Selandia Baru, Sabtu (4/11). (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 40 guru dan kepala sekolah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berprestasi dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas (capacity building) di Auckland University of Technology (AUT), Selandia Baru sejak 14 Oktober sampai 4 Nopember 2017.

"Selandia Baru dikenal sebagai negara yang memiliki keunggulan di bidang pendidikan kejuruan dari sekolah menengah atas, diploma, hingga tingkat doktoral yang dirancang memiliki hubungan dengan dunia kerja dan dunia usaha,” kata Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya dalam rilis yang diterima CNN Indonesia, Kamis (9/11).

Pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan para guru dan kepala sekolah dalam proses belajar mengajar. Terutama soal bagaimana membuat siswa lebih aktif serta lebih mudah dalam memahami materi pelajaran kejuruan.
Para guru dan kepala sekolah juga diberikan pelatihan dan penguasaan bidang-bidang seperti pertanian, maritim, ekonomi, ekonomi kreatif, energi terbarukan, otomotif, industri pariwisata, desain dan perawatan kecantikan.


Kegiatan pelatihan diadakan dalam bentuk seminar, diskusi antar pengajar, workshop dan kunjungan ke sekolah-sekolah. Melalui pembekalan tersebut diharapkan para guru dan kepala sekolah yang telah mengikuti pelatihan dapat mengaplikasikan metode pengajaran tersebut kepada siswa di Indonesia.

Saat bertemu dengan para guru dan kepala sekolah tersebut di Kedutaan Besar RI di Wellington, Tantowi mmemaparkan soal "Selandia Baru, Negara Sahabat di Pasifik". Pemaparan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang masih terbukanya potensi kerjasama yang didapat digali dengan Selandia Baru di berbagai bidang utamanya di pendidikan, ekonomi dan budaya.
Selama ini Universitas Teknologi Auckland (AUT), di mana terdapat Indonesia Centre, aktif menjalin kerjasama pendidikan dengan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia. Pada akhir tahun 2016 AUT, salah satu dari delapan universitas terbaik di Selandia Baru, mengundang pelatihan bagi 50 penggiat seni budaya yang terpilih dari seluruh Indonesia.

"Sebagai bagian dari tugas kami dalam upaya mencerdaskan rakyat Indonesia, kami terus giat membangun komunikasi dengan berbagai universitas di Selandia Baru dalam rangka mencari peluang kerjasama dalam berbagai bentuk dan juga bea siswa" kata Tantowi. (nat)